0752 00000
info@mtsn3agam.id
BALINGKA, Kec. IV Koto, Kab. Agam, Prov. Sumatera Barat
blog-img
20/08/2026

MTsN 3 Agam Tanamkan Disiplin dan pendidikan karekter Berkelanjutan

Fahira Jamila | Pendidikan

Agam (Humas MTsN 3 Agam) – Dalam rangka menanamkan kedisiplinan sekaligus membentuk karakter peserta didik yang tertib, rapi, dan berwibawa, MTsN 3 Agam melaksanakan pemeriksaan kelengkapan atribut dan kerapian siswa pada Senin (10/8/2026).

Kegiatan pemeriksaan dilaksanakan setiap pagi setelah peserta didik mengikuti pembiasaan pagi yang meliputi salat duha, zikir dan doa, serta tadarus Al-Qur’an. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membangun budaya disiplin serta membiasakan peserta didik untuk mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan.

Pemeriksaan dilakukan oleh guru yang bertugas piket pada hari tersebut dengan dibantu oleh guru-guru lainnya. Pemeriksaan tidak hanya berfokus pada kelengkapan atribut, tetapi juga mencakup kerapian dan kebersihan diri peserta didik.

Untuk kelengkapan atribut, guru memeriksa penggunaan peci, dasi, ikat pinggang, dan lambang sesuai dengan ketentuan seragam madrasah. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan kuku dan rambut guna memastikan peserta didik senantiasa menjaga kebersihan serta kerapian diri. Khusus bagi siswi, pemeriksaan juga mencakup penggunaan lejing sesuai dengan ketentuan berpakaian yang berlaku di madrasah.

Bagi peserta didik yang belum memenuhi ketentuan, guru memberikan teguran secara edukatif serta arahan agar segera memperbaiki kekurangan tersebut. Pembinaan dilakukan sebagai bentuk pendidikan karakter, bukan sekadar penegakan aturan.

 Kepala MTsN 3 Agam, Dr. Hj. Ridha Albiy, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kedisiplinan harus dibangun melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten.

“Pemeriksaan atribut dan kerapian ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan siswa, tetapi merupakan bagian dari pembinaan karakter. Kita ingin membiasakan anak-anak untuk disiplin, tertib, rapi, bersih, dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Hal-hal sederhana seperti kelengkapan atribut, kebersihan kuku, kerapian rambut, hingga cara berpakaian merupakan bagian dari pembentukan karakter,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala Madrasah berharap pembiasaan tersebut dapat menjadi budaya positif yang melekat dalam keseharian peserta didik, baik selama berada di lingkungan madrasah maupun di luar madrasah.

“Karakter madrasah yang terarah, tertib, dan berwibawa harus dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten. Ketika kedisiplinan sudah menjadi kebiasaan, insyaallah akan tumbuh pribadi-pribadi yang bertanggung jawab dan memiliki kesadaran untuk menaati aturan,” tambahnya.

Melalui kegiatan pemeriksaan yang dilakukan secara rutin tersebut, MTsN 3 Agam terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang disiplin, tertib, bersih, dan berkarakter. Pembiasaan positif ini diharapkan mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak, tanggung jawab, serta kepribadian yang mencerminkan karakter madrasah.

Penulis.humasmtsn3agam

Bagikan Ke:

Populer